Berita Hawzah – Syeikh Muhammad Yazbek, Ketua Dewan Syariah Hizbullah Lebanon, mengeluarkan sebuah pernyataan atas nama Syahid Imam Sayyid Ali Khamenei (ra).
Dalam pernyataan itu disebutkan:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah Yang Maha Tinggi berfirman: 'Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu pada sisi Tuhan mereka, orang-orang yang sangat membenarkan dan orang-orang yang menjadi saksi, mereka memperoleh pahala dan cahaya mereka.'
Syeikh Yazbek dalam pesan ini, dengan menyampaikan rasa duka dan selamat yang terdalam atas syahidnya Wali Al-Amr, Pemimpin Agung, Cucu Nabi, Marja' Ayatullah Al-Uzma Sayyid Ali Khamenei (ra), berkata kepadanya: "Syahid kami menghabiskan usianya dalam mempersiapkan kemunculan Imam Zaman (Afs)."
Beliau menyampaikan duka cita kepada umat Islam, kaum mustadh'afin dan orang-orang merdeka di seluruh dunia, para pejuang perlawanan, bangsa Iran yang sabar dan setia, para pemimpin yang berani, serta keluarga beliau yang mulia.
Selanjutnya, Syeikh Yazbek berkata kepada Imam Khamenei: "Wahai tuanku, wahai ayah yang penyayang, guru ilahi, dan penyeru kepada kebenaran, kedalaman jiwa kami merasakan duka yang berat; berita syahid Anda bagaikan sambaran petir bagi Islam, kaum Muslimin, dan umat manusia. Sekiranya tidak ada larangan dari Rasulullah SAWW untuk meratap dalam musibah, niscaya air mata akan mengalir di wajah-wajah. Namun, kesedihan yang luar biasa ini tetap ada dan rasa sakitnya tak terhindarkan. Wahai wali Allah, ingatlah kami di sisi Tuhanmu; Anda adalah seorang pejuang, seorang alim, seorang faqih, seorang marja', dan tempat berlindung umat, serta penyeru kepada Allah dengan hikmah dan nasihat yang baik. Demi Allah, telah tercipta celah dalam Islam yang tidak dapat ditutup oleh apapun."
Beliau melanjutkan: "Saya tidak menemukan kata-kata yang layak untuk kedudukan tinggi Anda, kecuali bahwa di tempat Anda, Anda adalah contoh dari firman ('dalam surga-surga dan sungai-sungai, di tempat yang disenangi di sisi Raja Yang Berkuasa.') Kata yang paling tepat untuk Anda adalah apa yang dikatakan oleh Amirul Mukminin (as) tentang syahidnya Malik Al-Ashtar: (Demi Allah, seandainya dia adalah gunung, niscaya dia akan menjadi puncak tertinggi, dan seandainya dia adalah batu, niscaya dia akan menjadi yang paling kokoh; tidak ada yang mampu mendakinya, dan tidak ada burung yang bisa mencapai puncaknya)."
Anggota senior Hizbullah menulis tentang Syahid Imam Khamenei: "Dalam jalan Anda, Anda adalah manifestasi Islam murni ala Muhammad, setia kepada Imam Khomeini (ra), penjaga revolusi dan Republik Islam, pendukung perlawanan dan para mujahid, dan di garis terdepan mereka adalah syahid umat, Sayyid Hassan Nasrallah (ra)."
Syeikh Yazbek menekankan: "Anda akan tetap hadir di hati anak-anak dan pecinta Anda, mereka yang mengenal Anda dan mengikuti jalan Anda, dan bahkan setelah syahid Anda, Anda akan tetap hadir dalam pikiran dan pemikiran mereka yang tidak mengenal Anda semasa hidup Anda."
Beliau menambahkan: "Jalan kami akan berlanjut berdasarkan pemikiran, ilmu, ketulusan, dan jihad Anda; jihad seorang pencinta yang lebur dalam Sang Kekasih yang Esa dan Tunggal, membawa amanat leluhur Anda yang suci dalam menolong kaum mustadh'afin dan melawan orang-orang sombong hingga kalimat Allah menjadi yang tertinggi dan kalimat kekufuran menjadi yang terendah."
Ketua Dewan Syariah Hizbullah mengakhiri dengan menulis: "Sebagai mana datuk Anda, Amirul Mukminin (as), Anda syahid di mihrab jihad, sama seperti Beliau yang berkata di mihrab shalat: 'Aku beruntung, demi Tuhan Ka'bah.' Dan saya yakin Anda pun mengulanginya. Semoga Allah meninggikan kedudukan Anda dengan pertemuan dengan Kekasih Anda di bulan Ramadan—bulan rahmat dan puasa; sama seperti Rasulullah SAWW menangis ketika mendengar berita syahidnya Imam Ali (as) dan berkata: '(Aku menangis karena apa yang akan dihalalkan darimu di bulan ini. Seolah-olah aku melihatmu ketika engkau sedang shalat untuk Tuhanmu, bangkitlah orang yang paling celaka dari yang terdahulu dan yang terakhir, saudara dari pembunuh unta betina Tsamud, lalu dia memukulmu satu pukulan di kepalamu sehingga jenggotmu berlumuran darah)' Dan saya yakin Beliau juga menangisi Anda."
Pernyataan itu diakhiri dengan menambahkan: "Selamat atas kenaikan Anda, dengan tanda kehormatan syahid dan warisan leluhur syahid Anda. Janji kami adalah kami tidak akan pernah menyimpang dari garis kepemimpinan (wilayah) dan kami akan melanjutkan jalan yang telah Anda tunjukkan kepada kami dengan segenap kekuatan, kemauan, dan tekad, di medan perlawanan hingga terwujudnya pemerintahan kebenaran yang Anda inginkan."
Syeikh Yazbek melanjutkan: "Luka kami tidak akan sembuh kecuali dengan pertemuan kembali dengan Anda dan mencapai syafaat Anda. Salam sejahtera bagimu pada hari engkau dilahirkan, hari engkau syahid, dan hari engkau dibangkitkan dalam keadaan hidup. Ya Tuhan kami, sempurnakanlah nikmat-Mu kepada kami dengan mempersiapkan jalan bagi kemunculan Imam Zaman (Afs); mereka melihatnya jauh, dan kami melihatnya dekat, dan kami menurut janji-Mu berada di ambang kemenangan. Kesedihan kami bertahan hingga hari pertemuan, dan betapa rindunya kami untuk bertemu dengan Anda."
Komentar Anda